Skip to Content
Loading...
Sahabat Kartika Sanga
Sahabat Kartika Sanga
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Ilmu Anti Kecewa dari Padepokan Hati Tenang

 

Di sebuah padepokan yang tidak ada di Google Maps, hiduplah para santri yang belajar satu ilmu tingkat tinggi: Ilmu Tidak Gampang Kecewa.

Ilmu ini katanya lebih sulit dari menghilang tanpa jejak, karena musuhnya bukan orang lain… tapi ekspektasi sendiri.

Petuah Guru Besar

Suatu hari, seorang murid datang dengan wajah kusut seperti mie kebanyakan air.

“Guru… hamba kecewa.”

Guru tersenyum tipis, khas orang yang sudah kenyang asam garam dan gorengan.

“Kenapa, wahai anak yang notifikasinya lebih sensitif dari hatinya?”

“Dia tidak seperti yang hamba harapkan, Guru…”

Guru menarik napas panjang, lalu berkata pelan:

“Nak… kamu ini berharap pada manusia, tapi settingannya seperti berharap pada WiFi gratis, ingin cepat, stabil, dan selalu ada. Padahal kenyataannya… sering ‘connecting’.”

Latihan Tingkat Dasar

Di padepokan itu, murid diajarkan latihan sederhana:

Kalau chat belum dibalas, jangan langsung berpikir:

“Dia berubah.”

Tapi latih diri berkata:

“Mungkin dia lagi sibuk… atau lagi makan… atau lagi lupa… atau lagi hidup sebagai manusia biasa.”

Kalau teman gak ngajak:

“Mungkin dia lupa, bukan sengaja menghapusku dari sejarah pertemanan.”

Kalau lihat dia ketawa sama orang lain:

“Oh, ternyata dia juga punya kehidupan… luar biasa sekali.”

Ilmu Melepaskan Harapan

Guru berkata:

“Kecewa itu bukan karena orang lain jahat, tapi karena kamu terlalu yakin mereka akan sesuai bayanganmu.”

“Bayangan itu apa, Guru?”

“Harapan yang kebanyakan nonton drama.”

Ujian Terberat

Suatu hari, murid diuji.

Dia kirim pesan… 1 menit—tidak dibalas

5 menit mulai gelisah

10 menit mulai menyusun pidato dalam hati

Tapi dia ingat ajaran padepokan.

Dia tarik napas… minum air… dan tidak menyimpulkan apa-apa.

Ternyata setelah 30 menit, dibalas:

“Maaf, tadi ketiduran.”

Murid itu tersenyum.

Kalau dulu, dia sudah bikin kesimpulan:

“Oh, aku tidak penting.”

Sekarang, dia cuma bilang:

“Oh… manusia juga bisa ngantuk ya.”

Ilmu Tingkat Tinggi

Guru menutup pelajaran dengan satu kalimat sakti:

“Kalau kamu ingin hidup tenang, jangan berharap manusia jadi sempurna. Karena bahkan kamu sendiri… kadang lupa naruh kunci.”

Para murid mengangguk.

Karena mereka sadar… selama ini mereka kecewa bukan karena dunia kejam,

tapi karena mereka berharap dunia ini mengikuti skenario yang bahkan tidak pernah mereka share ke siapa-siapa.

Berbagi

Postingan Terkait

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?